Minggu, 01 Mei 2011

You,What We Need

Ketakuan terbesar yang ditakuti setiap manusia adalah menjadi sendiri.

Sekalipun banyak dari mereka yang angkuh berkata bangga dan bebas menjadi sendiri,namun mereka ga akan bisa terus menerus cukup kuat menyembunyikan kesepian mereka, Manusia butuh teman.

Sadar apa ngga dia adalah yang setiap orang butuhkan. Ketika kamu rapuh dan berfikir dunia begitu iblis,kamu bakal mengharapkan seseorang akan berlari untukmu,menggenggam tanganmu dan memelukmu. Meyakinkanmu,kamu ga sendiri.

Dia mampu mendengar apa yang diam dan melihat apa yang hilang.

Mereka boleh bilang keluarga dan kekasih harta terbaik mereka namun mustahil saat mereka pungkiri jika sahabat adalah dia yang mereka dapat hidup tanpanya.

Berbahagialah mereka yang bersahabat. Berbahagialah mereka yang tidak pernah bosan berbagi berbagai cerita,dari cerita tentang mimpi,percintaan sampai masalah tidak penting tapi selalu menarik untuk disimak. Berbahagialah mereka yang menemukan lawakan sejati bukan karena lucu untuk ditertawai bersama namun sebagai ungkapan kebahagiaan berkumpul satu sama lain.

Berbahagialah kami.

Pertemuan itu berkah,yang jadi sesal cuma perpisahan-yang selalu menjadi keparnoan tersendiri. Takut semua hilang. Perasaan dicintai dan disayangi,bukan sebab uang atau popularitas,melainkan apa adanya,aku sebagai "aku" mereka sebegai "mereka". sederhana.

Saat nanti kami memutuskan untuk melangkah pada karpet masing masing. Melepaskan gandengan kami dan ketakutan mulai menghantui,kami akan menoleh,saling menatap dari kejauhan. Tersenyum dan yakin kami tidak berpisah,KAMI MASIH ADA ,entah dimana itu tapi kami percaya kami belum berakhir.

Sahabat,untuk semua kenangan yang ditulis secara sempurna,aku berharap kisah tentang kita bukan cuma sekadar ilusi. Tinggalkan nomormu yang lama,angkat panggilan kami,balas surat kami,sekalipun hanya 1 menit. Ketika kamu mulai melupakan nama kami jangan buat kami berfikir kamu melupakan kami setidaknya berusahalah mengingat tingkah konyol kami yang pernah membuatmu terbahak. Jangan pernah menyimpan dendam pada kami,yang kami lakukan cuma menghibur bukan menyakiti,maafkan kami. Satu satunya yang kami sadari dan kami benci darimu adalah kesempurnaanmu,menemukan yang seperti kamu tidak akan pernah terjadi lagi.